Kamis, 23 Oktober 2014

Peranan Intelijen dalam Konsep Astagrata

Oleh Liberta Bintoro Ranggi Wirasakti

Suatu negara untuk mempertahankan kedaulatan, kepentingan serta tujuan yang diamanatkan oleh Konstitusi negaranya membutuhkan berbagai elemen bangsa. Salah satu elemen bangsa yang penting adalah di bidang intelijen. Intelijen menurut Undang-Undang No. 17 tahun 2011 tentang Intelijen Negara diartikan sebagai
 Pengetahuan, organisasi, dan kegiatan yang terkait dengan perumusan kebijakan, strategi nasional, dan pengambilan keputusan berdasarkan analisis dari informasi dan fakta yang terkumpul melalui metode kerja untuk pendeteksian dan peringatan dini dalam rangka pencegahan, penangkalan, dan penanggulangan setiap ancaman terhadap keamanan nasional.
 Tujuan adanya intelijen negara adalah untuk mendeteksi, mengidentifikasi, menilai, menganalisis, menafsirkan, dan menyajikan Intelijen dalam rangka memberikan peringatan dini untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan bentuk dan sifat ancaman yang potensial dan nyata terhadap keselamatan dan eksistensi bangsa dan negara serta peluang yang ada bagi kepentingan dan keamanan nasional.

Sedangkan Astagrata merupakan suatu konsep yang merangkum unsur unsur kekuatan nasional bangsa Indonesia dalam ketahanan nasional Indonesia. Astagrata terdiri dari dua jenis yaitu:
1. Trigatra. Trigatra merupakan unsur kekuatan yang bersifat alamiah seperti penduduk, wilayah dan sumber daya alam
2. Pancagrata merupakan unsur kekuatan yang bersifat sosial seperti ideologi, sosial budaya, politik, pertahanan dan keamanan.

Kerjasama Multibidang Negara Negara dalam Kerangka ASEAN



A.   Kerjasama Politik-Keamanan

Resume Oleh Ranggi Wirasakti

Selama 40 tahun pendiriannya, ASEAN telah berhasil mengembangkan dan mempertahankan stabilitas dan perdamaian di kawasan Asia Tenggara, serta menumbuhkan saling percaya diantara negara anggotanya dan para Mitra Wicara ASEAN. ASEAN juga telah berkontribusi kepada keamanan dan kestabilan kawasan secara lebih luas di Asia Pasifik melalui Forum Regional ASEAN (ASEAN Regional Forum/ARF) sejak 1994. ARF mewadahi dialog dan pertukaran informasi mengenai masalah-masalah keamanan di Asia Pasifik. 

Walaupun terdapat keberagaman kondisi politik, ekonomi, dan budaya diantara negara-negara anggotanya, ASEAN telah menumbuhkan tujuan dan arah kerjasama, khususnya dalam mempercepat integrasi kawasan. Hal ini terlihat semakin jelas dengan disepakatinya Visi ASEAN 2020 di Kuala Lumpur tahun 1997 dan Deklarasi Bali Concord II di Bali tahun 2003 mengenai upaya perwujudan Komunitas ASEAN dengan ketiga pilarnya (politik-keamanan, ekonomi, dan sosial budaya).

Komunitas Politik Keamanan ASEAN

Komunitas Politik Keamanan ASEAN (ASEAN Political Security Community/APSC) ditujukan untuk mempercepat kerjasama politik keamanan di ASEAN untuk mewujudkan perdamaian di kawasan, termasuk dengan masyarakat internasional. Komunitas Politik Keamanan ASEAN bersifat terbuka, berdasarkan pendekatan keamanan komprehensif dan tidak ditujukan untuk membentuk suatu pakta pertahanan/aliansi militer maupun kebijakan luar negeri bersama (common foreign policy). Komunitas Politik Keamanan ASEAN juga mengacu kepada berbagai instrumen politik ASEAN yang telah ada seperti Zone of Peace, Freedom and Neutrality (ZOPFAN), Treaty of Amity and Cooperation in Southeast Asia (TAC), dan Treaty on Southeast Asia  Nuclear Weapon-Free Zone (SEANWFZ) selain menaati Piagam PBB dan prinsip-prinsip hukum internasional terkait lainnya.

Indonesia, selaku pemrakarsa Komunitas Politik Keamanan ASEAN, memelopori penyusunan Rencana Aksi Komunitas Politik Keamanan ASEAN, yang disahkan pada KTT ke-10 ASEAN di Vientiane, Lao PDR, November 2004. Dalam Rencana Aksi Komunitas Politik Keamanan ASEAN, telah ditetapkan rencana kegiatan untuk mewujudkan Komunitas Politik Keamanan ASEAN yang terdiri atas 6 komponen: Political Development, Shaping and Sharing of Norms, Conflict Prevention, Conflict Resolution, Post-Conflict Peace Building, dan Implementing Mechanism. Rencana Aksi tersebut telah diintegrasikan ke dalam Program Aksi Vientiane (Vientiane Action Programme/VAP) yang ditandatangani para Kepala Negara ASEAN dalam KTT ke-10 ASEAN. VAP merupakan acuan pencapaian Komunitas ASEAN untuk kurun waktu 2004-2010.

Alasan dan Syarat Pembentukan Kementerian Baru Berdasarkan Perundang-undangan di Indonesia

Oleh Liberta Bintoro Ranggi Wirasakti
 
Konstitusi Indonesia, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 pada Pasal 17 menyebutkan Presiden dibantu oleh menteri menteri negara. Menteri menteri tersebut diangkat dan diberhentikan oleh Presiden. Sebelum membahas lebih jauh mengenai alasan dan syarat pembentukan kementerian baru, kita perlu mengenal definisi menteri dan kementerian itu sendiri.

Kata menteri berasal dari kata minister dalam bahasa latin yang memiliki arti memberi pelayanan. Tidak semua pembantu Presiden setingkat menteri dinamakan menteri. Contohnya di Amerika dan Hongkong yang menggunakan istilah Secretary. 
 Sedangkan menurut Undang Undang No 39 tahun 2008 tentang Kementerian Negara, Menteri diartikan sebagai pembantu Presiden yang memimpin kementerian. Kementerian sendiri memiliki arti perangkat pemerintah yang  membidangi urusan tertentu dalam pemerintahan. Secara struktur, Kementerian berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden. Untuk dapat menjadi menteri di Indonesia, Undang Undang memberikan persyaratan dalam Pasal 22 sebagai berikut:
1. warga negara Indoneseia
2. Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
3. setia kepada Pancasila sebagai dasar negara, Undang Undang DAsar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan cita-cita proklamasi kemerdekaan.
 4. sehat jasmani dan rohani
5. memiliki intergritas dan kepribadian yang baik
6. tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperolah kekuatan hukum teteap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih. 

Mengenal International Maritime Organization (IMO)

Beberapa bulan ini kita sering mendengar istilah maritim, terutama karena visi dan misi Presiden Joko Widodo di bidang Maritim. Untuk mengembangkan poros maritim dunia seperti yang dielu elukan Presiden, tentu tidak mudah. Hal ini dikarenakan maritim meliputi banyak sekali aspek yang kompleks. Aspek tersebut salah satunya berkaitan dengan Hukum Internasional, dan Organisasi Internasional. Organisasi Internasional yang mengurusi bidang Maritim adalah IMO yang memiliki kepanjangan International Maritime Organization. Saat ini masyarakat masih sedikit yang mengenal mengenai struktur, tugas dan fungsi dari International Maritime Organization. Oleh karena itu penulis kali ini akan berbagi catatan mengenai IMO sebagai berikut

International Maritime Organization atau yang sering disingkat dengan IMO merupakan suatu badan khusus PBB yang dahulu sebelum tahun 1982 bernama Intergorvernmental Maritime Consultative Organization (IMCO).
IMCO sebagai badan khusus PBB yang mengurus bidang maritim didirikan di Jenewa pada tahun 1948 dengan diterimanya suatu konvensi tentang didirikannya IMCO oleh United Nation Maritime Conference di Jenewa. Sesuai dengan ketentuan konvensi tersebut, IMCO baru akan berlaku apabila telah diratifikasi oleh sekurang-kurangnya 21 negara, termasuk 7 negara masing-masing mulai dengan tonnase kapal 1 juta ton, maka konvensi IMCO itu mulai berlaku sejak 17 Maret 1958, ketika Jepang menyatakan turut serta sebagai negara kedelapan yang memiliki tonnase yang melebihi satu juta ton. (Mochtar Kusumaatmadja, 1978: 209)
Tujuan utama daripada IMCO adalah untuk memajukan kerjasama antara negara-negara anggotanya dalam masalah teknis di bidang pelayaran, dengan perhatian khusus akan keselamatan di laut dan untuk menjamin tercapainya taraf keselamatan serta efisensi pelayaran setinggi-tingginya. (Kusumaatmadja, 1978:209)

Rabu, 22 Oktober 2014

Tips Mengatur Nafas saat Berenang

Renang merupakan olahraga yang sangat mengasyikkan. Selain mengasyikkan renang juga memiliki berbagai manfaat kesehatan. Namun seringkali saat renang, seseorang mengalami kendala dan kesusahan dalam mengatur nafas saat dia berada di air. Sehingga mengganggu kenikmatan berenang itu sendiri. Oleh karena itu kali ini saya akan membagikan sedikit tips untuk mengatur nafas saat renang. Tips sederhana itu diantaranya:
1. Gunakan kacamata renang. Penggunaan kacamata renang membuat kita lebih nyaman saat kepala ada di air sehingga kita bisa rileks dan mencegah rasa panik sekaligus menjaga mata dari rasa perih terkena air.
2. Jangan menahan nafas. Renang selain harus rileks dalam gerak juga jgn menahan nafas karena justru membuat kita semakin terengah engah. Bernafaslah seperti biasa. Untuk melatih ini bisa menggunakan gaya dada secara rutin. Tarik nafas secara normal kemudian masuk ke dalam air, keluarkan nafas pelan pelan menggunakan hidung kemudian angkat kepala ke permukaan air dan tarik nafas lagi menggunakan mulut.
4. Latihan memompa nafas dengan berpegangan pada pinggir kolam kemudian masukkan kepala menyelan ke dalam air kemudian muncul lagi ke permukaan berulang kali. Ini jg membuat kita nyaman dan terbiasa bernafas saat berenang. 

Selasa, 21 Oktober 2014

Revolusi Mental untuk Prajurit TNI

Mengemban tugas sebagai anggota TNI pada hakikatnya merupakan tugas yang sangat mulia. Fungsi TNI melingkupi cakupan yang kompleks sebagai penangkal dan penindak terhadap setiap bentuk ancaman militer dan ancaman bersenjata dari luar dan dalam negeri terhadap kedaulatan, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa. Selain itu TNI juga memiliki fungsi sebagai  pemulih terhadap kondisi keamanan negara yang terganggu akibat kekacauan keamanan  Oleh karena itu untuk menjaga kemuliaan profesi ini, Undang-Undang membekali suatu identitas bagi TNI dengan suatu jati diri yang terdiri dari :

a. Tentara Rakyat, yaitu tentara yang anggotanya berasal dari warga negara Indonesia;
b. Tentara Pejuang, yaitu tentara yang berjuang menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan tidak mengenal menyerah dalam melaksanakan dan menyelesaikan tugasnya;
c. Tentara Nasional, yaitu tentara kebangsaan Indonesia yang bertugas demi kepentingan negara di atas kepentingan daerah, suku, ras, dan golongan agama; dan d. Tentara Profesional, yaitu tentara yang terlatih, terdidik, diperlengkapi secara baik, tidak berpolitik praktis, tidak berbisnis, dan dijamin kesejahteraannya, serta mengikuti kebijakan politik negara yang menganut prinsip demokrasi, supremasi sipil, hak asasi manusia, ketentuan hukum nasional, dan hukum internasional yang telah diratifikasi

Prajurit TNI menurut Undang-Undang TNI merupakan

warga negara Indonesia yang memenuhi persyaratan yang ditentukan dalam peraturan perundang-undangan dan diangkat oleh pejabat yang berwenang untuk mengabdikan diri dalam dinas keprajuritan.

Senin, 20 Oktober 2014

Strategi Mengelola Kelemahan Diri

Pada postingan kali ini, saya akan menulis mengenai strategi dalam pengelolaan kelemahan diri. Seperti kita ketahui bersama, tidak ada satupun insan yang sempurna. Dalam kitab suci Al Qur'an juga ditegaskan dalam surat Al Anfal ayat ke 66 "Sekarang Allah telah meringankan kepadamu dan dia telah mengetahui bahwa padamu ada kelemahan.."
Namun di sisi lain Allah selalu memotivasi kita untuk berbuat lebih dan berusaha lebih dalam mengelola sumber daya yang kita miliki termasuk kepribadian, ketrampilan, keahlian dan sebagainya. Hal ini Allah firmankan dalam surat Ali Imran ayat 139 yang berbunyi 
" Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman"

Ayat tersebut memiliki hikmah menurut saya diantaranya
1. "jika kamu orang yang beriman." Iman memiliki unsur: percaya. Pecaya kepada Allah sebagai sumber motivasi terbesar merupakan hal yang sangat penting. Motivasi adalah hal pertama-tama dan pokok dalam mengelola kelemahan diri. Segala hal di dunia ini mengalami pasang surut dan tidak abadi. Jika kita menyandarkan sumber motivasi kita kepada sesuatu yang mengalami fluktuasi, daya semangat kita juga akan ikut pudar, ikut lemah, dan mudah terombang ambing keadaan sekitar. Kita bisa memanfaatkan Asmaul Husna atau nama-nama indah Allah sebagai inspirasi sekaligus harapan atau optimisme kita dalam mengelola motivasi untuk menjadi pribadi yang baik. Sebagai contoh kita percaya Allah Maha Pemberi Rezeki dan Allah Maha Melihat, ini dapat kita jadikan motivasi kita dalam mengelola pribadi yang optimis terhadap pemberian Allah karena Allah Maha Melihat usaha kita, perjuangan kita, dan menilai segala bentuk proses kita.

2. Janganlah kamu merasa lemah". Seperti banyak pepatah yang mengatakan bahwa musuh terbesar kita adalah diri kita sendiri. Kita mudah merasa ciut terhadap tantangan, dan hambatan. kita harus mengubah itu dan memulai segala usaha dalam mengelola kelemahan diri. Kita perlu membuat analisis kelemahan diri secara jujur kemudian kita tulis dan pasang besar besar di meja kerja, atau di hati yang paling dalam bahwa kita harus mengubah itu, kita harus memulai bertransformasi diri atau mungkin meminjam istilah Jokowi, REVOLUSI MENTAL. Jangan terlalu banyak memikirkan apa yang akan kita dapatkan dengan merubah atau menambah keterampilan kita, namun cukup kita mulai dan konsisten menjalaninya. Insyaallah kita akan diberi kepuasan tersendiri di akhirnya karena kita mau memulai dari dasar atau Nol.

3. Janganlah Kamu bersedih hati" Rasa kesedihan yang berlebihan dapat menyebabkan pupusnya harapan dan akal jernih kita hilang. Kita harus senantiasa merawat pikiran positif dalam setiap hal dalam upaya mengelola kelemahan diri. Sebagai contoh kenapa kita selalu gagal, kita harus berpikir kenapa kita tidak coba lagi, bukankah daun pohon jati meranggas dikemarau akan tetap tumbuh lagi di kemudian hari?

bersambung..

Senin, 21 Juli 2014

Tips Agar Bisa Renang lebih Cepat dan Mudah

Oleh: Ranggi Wirasakti

Mungkin sudah banyak postingan di website atau blog mengenai renang, cara-cara berenang, dan tips-tips berenang. Namun sering terjadi kendala di kolam renang sewaktu kita mempraktikan apa apa yang telah kita baca di website tersebut, kita begitu sulit untuk bisa renang. Untuk itu saya akan berbagi pengalaman dan tips agar kita bisa berenang lebih cepat.

Kapan mulai berlatih? Malu mulai berlatih renang?
Tidak ada kata terlambat dalam belajar renang. Saya mulai berlatih secara intens pada semester 8 kuliah, alhamdulillah saya dapat berenang dalam waktu 3 minggu untuk 1 gaya. Mungkin kendala utama bagi orang orang yang tidak bisa berenang selamanya adalah mereka malu untuk berlatih, merasa terlalu tua untuk berlatih. Padahal itu SALAH. Berenang sangat penting baik untuk kesehatan ataupun penyelamat diri pribadi bahkan untuk menolong orang lain.
Pastikan kita jangan malu untuk mulai berlatih renang, lebih baik malu saat berlatih daripada malu maluin sama sekali tidak bisa berenang. Mungkin memang ada sindiran, tapi itulah proses yang harus dihadapi. Saya juga merasakan hal tersebut. Tapi hal yang patut kita camkan bahwa biasanya mereka yang disindir karena berlatih namun tetap fokus dan intens dalam latihan renang dikemudian hari kemampuan renang orang tersebut jauh lebih baik daripada mereka yang semula menyindir. intinya hanya satu: Jangan Minder, Upayakan setiap hari berlatih. Terlebih renang juga menghilangkan rasa stres.

Bagaimana Teknik berenang? Cara renang yang benar? Bagaimana cara bisa renang dengan cepat?
Keunggulan abad 21 adalah begitu lengkapnya informasi yang dapat kita dapatkan di dunia maya asal kita mau mencari. Hal ini juga berlaku dalam renang. Pengalaman saya, saya sering mencari video video di Youtube tentang perlombaan renang di olimpiade, kemudian tutorial tutorial cara berenang di Youtube. Dari hal tersebut sudah sangat menginspirasi dan membantu saya dalam berlatih renang. Melalui video tersebut, kita menjadi lebih paham gerakan secara utuh baik gerakan kaki, cara bernafas, dan gerakan tangan saat renang. Kemanfaatan lain adalah kita tidak perlu menyewa pelatih renang yang berbiaya mahal. Kita hanya perlu menyimak video video tutorial tersebut secara seksama.
Ada 4 Gaya utama dalam berenang dan berikut adalah tutorial berenang yang saya rekomendasikan untuk bisa berenang lebih cepat dan mudah.
1. Gaya Dada
Gaya Dada merupakan gaya renang yang paling banyak dilakukan orang saat berenang  di kolam renang. Hal ini dikarenakan ayunan tangan terasa lebih ringan daripada gaya renang yang lainnya. Keunggulan yang lain adalah gaya dada bagi perenang pemula lebih mudah untuk mengambil nafas, dan lebih rileks.
berikut video gaya dada yang memudahkan kita memahami teknik gaya dada yang efisien dan benar:
2. Gaya Bebas
Gaya Bebas merupakan gaya renang yang juga populer di masyarakat. Gaya ini melatih otot tangan menjadi kuat. Gaya ini juga salah satu gaya renang yang paling cepat. berikut video gaya bebas:
3. Gaya Punggung.
Gaya Punggung merupakan salah satu gaya yang jarang dilakukan oleh masyarakat. Namun gaya ini diperlombakan.  Namun sangat perlu sekali untuk bisa gaya ini, seringnya kuliah duduk atau kerja membuat punggung kita pegal. Gaya ini menyamankan punggung setelah punggung terforsir oleh kegiatan kegiatan sehari hari.
4. Gaya Kupu-Kupu
Gaya kupu-kupu atau sering disebut sebagai gaya lumba-lumba merupakan gaya yang paling sulit dalam berenang, Menurut saya gaya tersebut dapat dipelajari bila telah mahir dalam gaya dada. Gaya ini melatih hampir seluruh otot tubuh, dan kalori yang dibutuhkan juga besar. Namun gaya ini merupakan salah satu gaya renang yang paling cepat. Butuh waktu lebih lama untuk mempelajari gaya ini.

Demikian postingan saya kali ini, semoga bermanfaat dan memudahkan kita dalam berlatih berenang.
# Cara renang lebih cepat
# Cara mudah berenang
# Cara cepat berenang
# Teknik renang yang benar
# Berenang lebih efisien


Minggu, 13 Juli 2014

Perbedaan Hak Lintas Damai dan Hak Lintas Alur Kepulauan

 Oleh: Ranggi Wirasakti

Hak Lintas Damai

Hak lintas damai sesuai dengan Pasal 18 dan 19 UNCLOS 1982 memiliki pengertian sebagai berikut:
Lintas berarti navigasi melalui laut teritorial untuk keperluan:

(a) melintasi laut tanpa memasuki perairan pedalaman atau singgah di tempat berlabuh di tengah laut (roadstead) atau fasilitas pelabuhan di luar perairan pedalaman; atau

(b) berlalu ke atau dari perairan pedalaman atau singgah di tempat berlabuh di tengah laut (roadstead) atau fasilitas pelabuhan tersebut

Lintas harus dilaksanakan secara terus menerus, langsung serta secepat mungkin. Namun demikian, lintas mencakup berhenti dan buang jangkar, tetapi hanya sepanjang hal tersebut berkaitan dengan navigasi yang lazim atau perlu dilakukan karena force majeure atau mengalami kesulitan atau guna memberikan pertolongan kepada orang, kapal atau pesawat udara yang dalam bahaya atau kesulitan.

Suatu lintas disebut lintas damai sesuai dengan Pasal 19 UNCLOS 1982 adalah sepanjang tidak merugikan bagi kedamaian, ketertiban atau keamanan Negara pantai.
 Bentuk bentuk lintas yang merugikan bagi kedamaian, ketertiban atau keamanan Negara Pantai terdiri dari:

  • setiap ancaman atau penggunaan kekerasan terhadap kedaulatan, keutuhan wilayah atau kemerdekaan politik Negara pantai, atau dengan cara lain apapun yang merupakan pelanggaran asas hukum internasional sebagaimana tercantum dalam Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa;
  • setiap latihan atau praktek dengan senjata macam apapun;
  • setiap perbuatan yang bertujuan untuk mengumpulkan informasi yang merugikan bagi pertahanan atau keamanan Negara pantai;
  • setiap perbuatan propaganda yang bertujuan mempengaruhi pertahanan atau keamanan Negara pantai;
  • peluncuran, pendaratan atau penerimaan setiap pesawat udara di atas kapal;
  • peluncuran, pendaratan atau penerimaan setiap peralatan dan perlengkapan militer;
  • bongkar atau muat setiap komoditi, mata uang atau orang secara bertentangan dengan peraturan perundangundangan bea cukai, fiskal, imigrasi atau saniter Negara Pantai;
  • setiap perbuatan pencemaran dengan sengaja dan parah yang bertentangan dengan ketentuan Konvensi ini;
  • setiap kegiatan perikanan;
  • kegiatan riset atau survey;
  • setiap perbuatan yang bertujuan mengganggu setiap sistem komunikasi atau setiap fasilitas atau instalasi lainnya Negara pantai;
  • setiap kegiatan lainnya yang tidak berhubungan langsung dengan lintas
Dalam melaksanakan lintas damai ada ketentuan khusus bagi kapal selam yaitu lainnya diharuskan melakukan navigasi di atas permukaan air danmenunjukkan benderanya sesuai dengan Pasal 20 UNCLOS 1982.

Dalam Pelaksanaan Hak Lintas Damai ini, suatu Negara pantai, tanpa diskriminasi formil atau diskriminasi nyata di antara kapal asing, dapat menangguhkan sementara dalam daerah tertentu laut teritorialnya lintas damai kapal asing apabila penangguhan demikian sangat diperlukan untuk perlindungan keamanannya, termasuk keperluan latihan perang /senjata. Namun harus ada pemberitahuan terlebih dahulu sebagaimana diatur dalam Pasal 25 UNCLOS 1982

Hak Lintas Alur Kepulauan
UNCLOS 1982 memberikan ruang bagi negara-negara kepulauan untuk menentukan alur laut dan rute penerbangan di atasnya, yang cocok digunakan untuk lintas kapal dan pesawat udara asing yang terus menerus dan langsung serta secepat mungkin melalui atau di atas perairan kepulauannya dan laut teritorial yang berdampingan dengannya sebagaimana ditegaskan dalam Pasal 53 UNCLOS 1982.

Hak lintas melalui alur kepulauan merupakan akibat adanya penarikan garis pangkal kepulauan oleh negara kepulauan sehingga apabila tidak ada alur kepulauan tentu menyebabkan suatu kapal mengitari wilayah negara yang sangat luas sehingga pelayaran dunia akan menjadi tidak efektif dan efisien, sehingga dapat menyebabkan gangguan dalam perdagangan internasional.

Dalam melaksanan lintas alur kepulauan adalah dengan cara normal semata-mata untuk melakukan transit yang terus menerus, langsung dan secepat mungkin serta tidak terhalang antara satu bagian laut lepas atau zona ekonomi eksklusif dan bagian laut lepas atau zona ekonomi eksklusif lainnya sesuai Pasal 53 ayat (3) UNCLOS 1982.

Perbedaan Hak Lintas Damai dan Lintas Alur Kepulauan

Menurut Hasjim Djalal sebagaimana dikutip oleh Kresno Buntoro dan akan dijabarkan lebih detail oleh Penulis perbedaan dari kedua jenis lintas tersebut antara lain:
dalam Lintas Damai "kapal selam dab wahana bawah air lainnya disyaratkan untuk bernavigasi di permukaan air laut dan menunjukkan bendera sebagaimana penulis sebutkan di atas. Akan tetapi untuk lintas Alur Kepulauan mereka secara tidak langsung diperbolehkan untuk bernavigasi normal. Oleh karena itu, dalam alur kepulaaj ada kemungkinan akan ada lintas kapal selam. Hal ini memang terlihat dalam Pasal 53 UNCLOS yang tidak mengatur mengenai kapal selam dan wahana bawah air saat melakukan lintas di alur kepulauan
Dalam lintas damai tidak ada hak penerbangan, sedangkan di lintas alur laut kepulauan hak penerbangan diperbolehkan dengan melalui rute udara di atas alur laut sebagaimana telah disebutkan di atas.
Hak lintas damai dapat ditangguhkan sedangkan hak lintas alur laut kepulauan tidak dapat ditangguhkan, namun alur kepulauannya yang dapat diganti. Hal ini bisa dilihat dalam Pasal 53 ayat 6 dan 7
Dalam melaksanakan lintas damai, negara kepulauan mempunyai kekuasaan yang lebih untuk mengatur dan melaksanakan kontrol, sedangkan lintas alur laut kepulauan hak negara kepulauan ini terbatas.
tidak ada aturan yang jelas dalam hukum internasional terkait dengan persyaratan "pemberitahuan" atau ijin bagi kapal perang untuk bernavigasi dengan hak lintas damai di laut teritorial.Dalam lintas alur kepulauan bagi kapal perang tidak ada persyaratan pemberitahuan atau ijin untuk lintas menggunakan hak alur kepulauan bagi kapal perang atau pesawat udara militer.


Referensi:

UNCLOS 1982

Kresno Buntoro. Alur Laut Kepulauan Indonesia; Prospek dan Kendala.2012

Kenikmatan dan Kelebihan Menjadi Mahasiswa Hukum

Oleh: ranggi wirasakti

Banyak yang tidak menyadari bahkan dari mahasiswa hukum sendiri, bila saat menjadi mahasiswa hukum sebenarnya sedang mendapatkan nikmat yang begitu luar biasa. Apa sebabnya?

1. Negara Indonesia adalah Negara Hukum
 Segala aspek kehidupan bernegara harus mengacu pada konstitusi yang kemudian diejawantahkan dalam setiap perundang-undangan nasional. Segala bidang akan terangkum dalam Undang-undang. Jika mahasiswa hukum aktif mempelajari perundang-undangan dan mengupdate informasi mengenai aturan aturan baru yang diterbitkan akan menjadikan pengetahuan yang luar biasa luas dan bisa berpikir strategis, Hal ini dikarenakan mahasiswa yang bersangkutan mengetahui aspek aspek yang bersifat multidisiplin ilmu yang menjadi aturan negara.

2. Menjadi Insan Penegak Keadilan
Tanggung Jawab seorang pembelajar hukum pada hakikatnya ia harus menjadi penegak keadilan. Ia akan merangkul semua golongan, mendamaikan orang berselisih, menghukum mereka yang aniaya, dan menciptakan kondisi masyarakat yang teratur dan damai.

3. Berpikir Jauh Kedepan
Mahasiswa hukum selalu dituntut untuk berpikir jauh ke depan agar senantiasa menyelesaikan masalah. yang senantiasa terus berubah dan semakin kompleks.

4. Berpikir Analitis
Mahasiswa hukum harus senantiasa berpikir analitis terhadap hal-hal kecil sekalipun sehingga menghasilkan suatu keputusan yang benar. Berpikir analitis akan sangat berguna ketika seorang mahasiswa hukum telah lulus dari bangku kuliah dan menjadi seorang penegak hukum

5. Merasakan nikmat yang bersifat Ilahiah
Banyak yang menyepelekan aspek ini. Namun sebenarnya merupakan nikmat terbesar yang bisa dirasakan oleh mahasiswa hukum dari mempelajari dan merenungi segala aspek yang berkaitan dengan hukum.

Bersambung..